Aku teringat akan celotehan seorang keponakanku di Yogyakarta, waktu itu ia mengemukakan bahwa ia mengagumi dosennya yang -- kira-kira seperti ini -- ganteng, pintar & wibawa. Secara keseluruhan, ia menyukai pria yang "matang" karena usianya yang jauh lebih tua. Dalam hati, aku mempertanyakan apakah seorang pria bisa dikatakan "matang" karena usianya?
Pada kesempatan lain, kusimak lagi keceriwisannya pada sepupunya yang juga sudah gadis -- pasca remaja pra dewasa -- yang memancing opini tentang kriteria pria idaman. Ia bertanya, "Ayo ... Sesha, kamu pilih calon suami yang seperti siapa, seperti Pakpuh / Pakdhe Rifai, Om Yunan, Pakdhe Amin, Om Rudi, Om Mukti, Om Yanwar/Nano atau om Robit (yang terakhir ini adalah suamiku) ..." Duuuhhh, Upiek, ponakanku yang Ayu ... sudahkah kamu menemukan pria idaman saat ini? Mudah-mudahan tidak terlalu mematok target atau kriteria, karena jodoh itu tidak bisa diatur, siapa tahu kriteria yang kita harapkan tidak ada dalam diri "sang jodoh" yang sudah ditentukan oleh Allah SWT.
Mengenai "Pria Matang" ... seperti apa ya? Duh, hati-hati kamu Piek, jangan dekat-dekat sama yang "tua-tua" kecuali Papa & Om-Pakdhe kamu lho ... salah-salah nanti jadi selingkuhan? Rasanya kematangan pria itu tidak harus diukur dari usianya, tapi latar belakang pendidikan, lingkungan keluarga + pergaulan (teman-teman, sahabat, organisasi, dsb) dan pengalaman hidup ... baik pengalaman pribadi atau orang lain. Jangankan yang seusia, bisa jadi yang lebih muda dari kita ... jauh lebih "matang" dari yang dibayangkan. So, apa salahnya "daun muda"?
Yang penting tanggung jawab, jantan, dan takut pada Allah. Selebihnya ... bisa di-fleksible-in kriterianya seperti apa ... Kamu tau sendiri kan Om-mu seperti apa? Wah, begini :
lho! Sayang banget sama anak, bahkan kadang tantemu ini sampai merasa beliau lebih cinta sama anak dibandingkan istrinya ... tapi gak papa lah ... Apalagi beliau tante segani & beliau bukan termasuk anggota ISTI alias Ikatan Suami Takut Istri. Hehehe ... Alhamdulillaah, tante ketemu Om di saat kami berdua sudah sama-sama berorientasi "menikah tanpa pacaran", and so far so good lah ... sampai saat ini rumah tangga kami baik-baik aajjaaa ...
Buat Upiek di Yogya ... semoga gak terlalu "matok" kriteria pria idamannya. Pasrah aja ...
Ngomong-ngomong, soal Pria Matang, masih penasaran nih ...
Seperti apa ya ... Ada yang bisa menambahkan? Please dech ...